Menu

Mode Gelap
Anambas Masuk Program Reaktivasi Internet BAKTI, 17 Lokasi Strategis Segera Terlayani Prakiraan Cuaca Jumat 23 Januari 2026: Mayoritas Wilayah Kepri Berawan, Sejumlah Titik Berpeluang Hujan Ringan Revitalisasi Pasar dan Tol Laut Jadi Fokus Audiensi Pemkab Anambas dengan Kemendag RI Respons Cepat Polisi Cegah Karhutla Meluas, Kebakaran Semak di Nongsa Berhasil Dikendalikan Dari Malaysia ke Riau, Mahasiswa UKM Merajut Silaturahmi Serumpun di LAMR SF Hariyanto Vs Ida: Jurus Terbuka di Gelanggang Kewenangan

Riau

Gas Habis, Api di Pipa PT TGI Padam Setelah 14 Jam, Tinggalkan Lubang Sedalam 5 Meter

badge-check


					Pipa PT. TGI meledak dan kebakaran habat, lubang akibat ledakan. (Ist) Perbesar

Pipa PT. TGI meledak dan kebakaran habat, lubang akibat ledakan. (Ist)

RiauKepri.com, PEKANBARU– Kebakaran hebat akibat kebocoran pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, akhirnya padam setelah gas di dalam pipa habis terbakar. Peristiwa tersebut menyisakan lubang besar sedalam sekitar 4 hingga 5 meter di lokasi ledakan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil, R Arliansyah, mengatakan api padam pada Sabtu (3/1/2026) sekitar pukul 05.00 WIB, setelah berkobar selama kurang lebih 14 jam.

“Api sudah padam tadi subuh sekitar jam 05.00 WIB. Kondisi di lokasi sudah kondusif,” ujar Arliansyah kepada wartawan.

Ia menjelaskan, kebakaran bermula pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 16.15 WIB. Semburan gas dari pipa memicu kobaran api besar dengan ketinggian mencapai sekitar 15 meter.

Menurut Arliansyah, petugas pemadam kebakaran tidak dapat memadamkan api secara langsung karena sumber api berasal dari gas bertekanan di dalam pipa.

“Kita memang tidak bisa memadamkan api itu. Oleh pihak pengelola PT TGI, saluran pipa gas ditutup. Api yang muncul tinggal menghabiskan sisa gas di dalam pipa. Kita hanya bisa menunggu sampai gasnya habis,” jelasnya.

Upaya pemadaman, kata dia, hanya difokuskan pada objek lain yang terdampak, seperti rumah warga di sekitar lokasi kejadian.

Setelah api padam, dampak ledakan terlihat jelas di lokasi pipa gas. Tanah di sekitar titik kebocoran ambles membentuk lubang besar.

“Lubang itu akibat dampak ledakan. Kedalamannya sekitar 4 sampai 5 meter,” kata Arliansyah.

Sebelumnya diberitakan, ledakan pipa gas terjadi di Dusun Nibul, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Inhil, Jumat petang. Insiden tersebut sempat membuat warga panik dan berdampak pada permukiman serta arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur Sumatera.

Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Anom Karibianto, membenarkan pipa gas yang meledak merupakan milik PT Trans Gas Indonesia (TGI).

“Pipa gas mengalami kebocoran sehingga menimbulkan ledakan dan kebakaran,” kata Anom.

Menurut Anom, warga sempat mendengar suara ledakan sekitar pukul 16.00 WIB, sebelum api terlihat menyembur dari lokasi pipa gas tanam.

Aparat kepolisian bersama pihak terkait langsung melakukan pengamanan dan mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi kejadian demi keselamatan.

Berdasarkan data sementara, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Jarak pipa gas dengan permukiman warga sekitar 500 meter. Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian dilaporkan aman dan kondusif. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SF Hariyanto Vs Ida: Jurus Terbuka di Gelanggang Kewenangan

22 Januari 2026 - 17:31 WIB

Sekolah Rakyat ke-4 Dibangun di Kuansing, Pemprov Riau Perluas Akses Pendidikan Gratis

22 Januari 2026 - 13:43 WIB

Pastikan Hak Pegawai Terpenuhi, Bupati Afni Awasi Pencairan TPP Pasca SOTK Baru

22 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pengamat: Gugatan Rp15 M ke Polisi, Jalan Muflihun Mencari Keadilan dan Kepastian Status Hukum

22 Januari 2026 - 13:00 WIB

Bupati Afni: Progres Jalan Inpres Pinang Sebatang Barat–Muara Kelantan Sudah 15 Persen

21 Januari 2026 - 20:40 WIB

Trending di Pekanbaru