Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 24 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Didominasi Cuaca Berawan Kasus Malaria di Tanjung Sebauk Capai Ratusan, TP PKK Kepri Dorong Warga Perkuat Pencegahan Berbasis Lingkungan Sekolah Rakyat Kepri Diprioritaskan di Dompak, Pemprov Targetkan Tiga Lokasi Mulai Dibangun Tahun 2026 Dapat Anugrah JMSI Award, Kapolda Riau: Saya Terima dengan Senang Hati Respons Cepat Aduan Masyarakat, Dua Penyalahguna Narkoba Diamankan di Jalan Lintas Duri–Dumai KM 12 Balai Makam Usai Kalah hingga Mahkamah Agung, Swandi Kembali Pagar Aset Pemkab Meranti, Satpol PP Siap Turun dan Bongkar

Nasional

Dirjen Imigrasi Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Tegaskan Komitmen Perkuat Integritas dan Benahi Layanan Publik

badge-check


					Pelantik sejumlah pejabat baru di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi.  (Foto: ist) Perbesar

Pelantik sejumlah pejabat baru di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi. (Foto: ist)

RiauKepri.com, JAKARTA – Direktorat Jenderal Imigrasi terus melakukan langkah pembenahan menyeluruh guna memperkuat tata kelola organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelantikan sejumlah pejabat baru di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi yang dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, di Jakarta, Senin (22/6/2026).

Dalam pelantikan tersebut, Syahrioma Delavino resmi dipercaya mengemban jabatan sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Barat, sementara Rakha Sukma Purnama dilantik sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat. Pengisian jabatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penguatan kepemimpinan dan tata kelola keimigrasian, menyusul proses hukum yang tengah dijalani pejabat sebelumnya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko menegaskan bahwa pelantikan para pejabat baru bukan sekadar pergantian jabatan semata, melainkan menjadi momentum penting untuk memperkuat integritas dan melakukan perbaikan menyeluruh di tubuh Direktorat Jenderal Imigrasi.

“Pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, tetapi bagian dari upaya pembenahan. Kami memastikan bahwa proses hukum yang berjalan menjadi momentum untuk memperkuat integritas dan tata kelola organisasi,” ujar Hendarsam.

Menurutnya, setiap dinamika yang terjadi di lingkungan instansi harus menjadi bahan evaluasi dan pijakan dalam membangun organisasi yang semakin profesional serta mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Selain melakukan penguatan pada sektor kepemimpinan, Direktorat Jenderal Imigrasi juga telah menerapkan sejumlah langkah cepat atau quick wins sebagai tindak lanjut hasil evaluasi internal. Salah satu fokus utama yang dilakukan adalah penyederhanaan proses bisnis layanan keimigrasian, terutama pada layanan permohonan izin tinggal.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat memangkas birokrasi yang berbelit, mempercepat proses pelayanan, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun pengguna jasa keimigrasian.

Tidak hanya itu, Ditjen Imigrasi juga terus meningkatkan pengawasan internal, mempercepat penanganan pengaduan masyarakat, memperketat kontrol terhadap pelaksanaan tugas petugas di lapangan, serta memperkuat budaya integritas di seluruh jajaran aparatur.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat benar-benar merasakan perubahan. Pembenahan tidak boleh berhenti pada proses internal atau seremoni, tetapi harus tercermin dalam layanan yang semakin cepat, transparan, dan akuntabel,” lanjutnya.

Pelantikan yang berlangsung di Jakarta tersebut juga mencakup sejumlah pejabat lainnya. Beberapa di antaranya adalah Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi di berbagai daerah, yakni Banten, Kalimantan Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Bengkulu, dan Maluku.

Selain itu, dilakukan pula pelantikan Kepala Rumah Detensi Imigrasi Pusat Tanjungpinang sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan keimigrasian secara nasional.

Hendarsam menekankan bahwa transformasi kepemimpinan yang sedang dilakukan merupakan tanggung jawab bersama untuk membangun budaya kerja yang bersih, profesional dan berintegritas di seluruh satuan kerja Direktorat Jenderal Imigrasi.

“Kepercayaan publik adalah hal utama yang harus kita jaga. Oleh karena itu, setiap pejabat yang dilantik hari ini memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan pelayanan keimigrasian berjalan dengan baik, bersih, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” pungkas Dirjen Imigrasi.

Melalui langkah pembenahan yang terus dilakukan, Direktorat Jenderal Imigrasi berharap kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan keimigrasian semakin meningkat, sekaligus menghadirkan layanan yang lebih cepat, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan publik. (rls)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi II DPRD Kota Batam Datangi Kemenkeu, Soroti Anjloknya DBH PPh 21 dan Persoalan NITKU di Coretax

18 Juni 2026 - 17:28 WIB

BRK Syariah Fasilitasi Penyaluran Dana PPKS untuk 16.021 Hektare Lahan Sawit di Riau

12 Juni 2026 - 09:08 WIB

Dirjen Imigrasi Ajak Jajaran Tinggalkan Praktik Lama dan Kembalikan Kepercayaan Publik

10 Juni 2026 - 14:24 WIB

Ditunda, Penerapan Batas Belanja Pegawai 30% APBD

8 Juni 2026 - 16:37 WIB

Peringatan Tsunami di Indonesia Berakhir, Korban Gempa Filipina Bertambah

8 Juni 2026 - 14:02 WIB

Trending di Internasional