RiauKepri.com, SIAK- Kabupaten Siak keluar sebagai juara umum Pekan Olahraga, Seni dan Pembelajaran (PORSENIJAR) tingkat Provinsi Riau 2026 yang berlangsung di Kabupaten Siak, 22-26 September 2026.
Kontingen Siak berhasil mengumpulkan 7 medali emas, 1 perak dan 2 perunggu. Raihan tersebut menempatkan Siak di posisi teratas klasemen perolehan medali.
Posisi kedua ditempati Pekanbaru dengan raihan 4 emas, 5 perak dan 2 perunggu, disusul Kuantan Singingi dengan 3 emas dan 1 perunggu.
Selanjutnya, Rokan Hulu mengoleksi 2 emas, 2 perak. Daerah lainnya yang turut menyumbangkan medali di antaranya Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kampar, Bengkalis, Pelalawan, Rokan Hilir, Kepulauan Meranti dan Dumai.
Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Siak, Mahadar, mengatakan capaian tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai prestasi pada PORSENIJAR 2026.
Menurut Mahadar yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Siak itu, keberhasilan kontingen Siak harus menjadi momentum untuk membangun budaya berprestasi di kalangan guru, baik dalam bidang olahraga, seni maupun pembelajaran.
“Prestasi yang kita raih pada PORSENIJAR ini jangan berhenti sampai di sini. Ini harus menjadi momentum untuk membangun budaya berprestasi di kalangan guru Kabupaten Siak,” kata Mahasdar.
Ia juga mengatakan, pembinaan ke depan perlu dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan. Dengan demikian, semakin banyak guru Siak yang mampu berprestasi tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga nasional.
“Kita ingin lahir lebih banyak guru-guru Siak yang tidak hanya hebat dalam mengajar, tetapi juga sehat, kreatif, berkarakter dan mampu berprestasi di tingkat provinsi bahkan nasional,” ujar Mahadar.
Mahadar menilai capaian tersebut juga menjadi motivasi bagi seluruh guru di Kabupaten Siak untuk terus berkarya, meningkatkan kompetensi dan memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan.
“Yang paling penting, prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh guru untuk terus berkarya, meningkatkan kompetensi dan memberikan yang terbaik bagi pendidikan serta kemajuan Kabupaten Siak,” katanya.
Mahadar berharap PORSENIJAR tidak hanya dipandang sebagai ajang perlombaan, tetapi menjadi bagian dari proses membangun tradisi prestasi di lingkungan PGRI Kabupaten Siak.
“Mari kita jadikan PORSENIJAR bukan hanya sebagai ajang perlombaan, tetapi sebagai awal dari lahirnya tradisi prestasi PGRI Kabupaten Siak,” ucapnya. (RK1)







