RiauKepri.com, PEKANBARU – Kepercayaan publik terhadap aparat kembali diuji. Sebanyak tujuh orang diamankan Polres Bengkalis, Riau, dalam penggerebekan dugaan pesta narkoba di sebuah hotel. Mengejutkan, tiga di antaranya merupakan anggota polisi aktif.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar membenarkan penangkapan tersebut. Ia menegaskan tidak akan menutupi fakta, meski yang terlibat adalah oknum dari institusinya sendiri.
“Ada tujuh orang yang diamankan terkait narkotika, tiga orang di antaranya oknum anggota polisi,” ujar Fahrian kepada wartawan, Rabu (21/1/2026).
Penggerebekan dilakukan di sebuah hotel di kawasan Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, pada Sabtu (17/1/2026). Aksi ini bermula dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas penyalahgunaan narkoba di lokasi tersebut.
Begitu menerima laporan, tim Satresnarkoba Polres Bengkalis langsung bergerak cepat melakukan penggerebekan. Di lokasi, petugas mendapati para pelaku yang diduga tengah melakukan pesta narkoba.
“Para pelaku memang diduga sedang pesta narkoba,” kata Fahrian.
Dari hasil awal pemeriksaan, tiga orang yang diamankan diketahui merupakan anggota Polres Bengkalis. Bahkan, salah satu di antaranya diduga tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga terlibat dalam peredaran narkoba.
Peristiwa ini menjadi tamparan keras bagi institusi kepolisian, yang selama ini berada di garis terdepan dalam memerangi peredaran narkotika. Di sisi lain, langkah tegas pimpinan Polres Bengkalis memberi harapan bahwa hukum tetap ditegakkan tanpa pandang bulu.
“Yang jelas, kita tindak tegas semuanya, tidak ada ampun, termasuk anggota polisi,” tegas Fahrian.
Saat ini, ketujuh orang tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Bengkalis. Identitas para pelaku, termasuk tiga anggota polisi, belum diumumkan ke publik karena proses pendalaman kasus masih berlangsung.
“Masih dalam pemeriksaan. Nanti akan kami sampaikan setelah pemeriksaan tuntas,” ujar Fahrian.
Kasus ini tidak hanya soal penegakan hukum, tetapi juga menyangkut harapan masyarakat agar aparat yang seharusnya menjadi pelindung justru tidak menjadi bagian dari masalah. Ketegasan Polres Bengkalis diharapkan mampu memulihkan kepercayaan publik dan menjadi peringatan keras bagi siapa pun yang mencoba bermain dengan narkoba, tanpa terkecuali. (RK1/*)







