Menu

Mode Gelap
Bintan Raih Sertifikat Eliminasi Malaria dari Kemenkes RI, Bukti Keberhasilan Pengendalian Penyakit Upaya Peningkatan Deviden dan PAD tak Pernah Berhenti, Direktur SPR Haris Kampay Teken MoU di Bidang Kelistrikan dengan PT AJA Di Antara Nisan Para Tokoh, LAMR Bengkalis Meneguhkan Janji Tak Melupakan Sejarah Negeri Kolaborasi LAMR-FH UIR Perkuat Kajian Hukum Adat Melayu Jelang Panen Kepayang, Camat Jemaja Timur Satukan Persepsi Demi Ciptakan Panen Aman dan Kondusif Lanal Dumai Sambut Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Perkuat Kedaulatan Rupiah hingga Wilayah Terluar Riau

Pekanbaru

Air PAM Tersendat, Bupati Siak Ungkap Ada Perusakan Sengaja di Tiga Titik

badge-check

Pipa air yang sengaja dirusak sehingga air PDAM tersendat mengalir ke rumah warga. (Foto: net) Perbesar

Pipa air yang sengaja dirusak sehingga air PDAM tersendat mengalir ke rumah warga. (Foto: net)

RiauKepri.com, PEKANBARU– Pagi lagi warga Siak melaporkan kepada pemimpimnya, bahwa Air PAM tak mengalir lancar. Setelah ditelusuri ternyata ada yang sengaka melakukan perusakan pipa di tiga titik.

Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, membenarkan adanya laporan warga terkait kondisi air PAM yang tidak normal pada Kamis pagi (22/1/2025). Setelah ditelusuri oleh dinas terkait, ditemukan fakta mengejutkan, telah terjadi kebocoran yang disengaja di beberapa titik saluran air utama.

“Mirisnya, pelaku memotong langsung saluran air utama. Ini bukan sekadar vandalisme biasa, tapi sudah sangat merugikan masyarakat,” kata Afni.

Berdasarkan temuan sementara, kebocoran terjadi di tiga titik berbeda. Akibatnya, air terbuang percuma, sementara tekanan air ke rumah-rumah warga menurun drastis. Kondisi ini membuat banyak warga tidak bisa menikmati layanan air bersih secara normal.

Lebih parah lagi, perbaikan saluran air bukanlah proses instan. Afni menjelaskan, ketika kebocoran diperbaiki, tekanan air tidak serta-merta kembali normal. Dibutuhkan waktu hingga 24 jam untuk menstabilkannya kembali.

“Kalau diperbaiki di satu sisi lalu dirusak lagi di sisi lain, ini sudah keterlaluan. Warga yang jadi korban,” ujarnya.

Di lapangan, dampaknya langsung dirasakan. Ada warga yang terpaksa menampung air hujan, ada pula yang harus meminta air ke tetangga. Bagi keluarga dengan anak kecil, kondisi ini sangat menyulitkan, apalagi untuk kebutuhan mandi dan sanitasi.

Menanggapi kejadian tersebut, Bupati Afni langsung menginstruksikan tiga langkah tegas kepada dinas terkait. Pertama, melaporkan peristiwa perusakan ini ke pihak kepolisian agar pelaku dapat segera diproses hukum.

Kedua, meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan dan sepi. Afni juga meminta agar Satpol PP dilibatkan serta masyarakat sekitar dirangkul untuk ikut mengawasi..“Termasuk pemasangan CCTV di lokasi-lokasi krusial. Kita berharap pelakunya cepat tertangkap,” ungkap Afni.

Ketiga, Afni menginstruksikan agar perbaikan saluran air utama segera dilakukan, serta pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan meskipun dalam kondisi darurat.
“Air bersih adalah kebutuhan dasar. Ketika air terganggu, yang terdampak langsung adalah kehidupan sehari-hari warga. Ini bukan sekadar soal pipa bocor, tapi soal kemanusiaan dan tanggung jawab kita bersama,” kata Afni.

Mantan wartawan itu juga mengajak masyarakat untuk peduli dan tidak tinggal diam jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar jaringan pipa air. Menurutnya, menjaga fasilitas umum berarti menjaga hak hidup banyak orang.

“Kalau ada yang sengaja merusak, itu sama saja dengan merampas hak dasar masyarakat. Kita harus lawan bersama,” ucap Afni. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Upaya Peningkatan Deviden dan PAD tak Pernah Berhenti, Direktur SPR Haris Kampay Teken MoU di Bidang Kelistrikan dengan PT AJA

28 Juli 2026 - 14:18 WIB

Kolaborasi LAMR-FH UIR Perkuat Kajian Hukum Adat Melayu

28 Juli 2026 - 11:33 WIB

152,3 Km Jalan Kabupaten Siak Ditangani dan Libatkan CSR Perusahaan

28 Juli 2026 - 07:37 WIB

LAMR: Ketahanan Energi Harus Berbasis Kebudayaan

27 Juli 2026 - 16:52 WIB

‎Mahasiswa Sastra Indonesia UNILAK Juara 1 Lomba Melukis PEKSIMIDA Riau

27 Juli 2026 - 15:30 WIB

Trending di Pekanbaru