Menu

Mode Gelap
Bupati Afni: Progres Jalan Inpres Pinang Sebatang Barat–Muara Kelantan Sudah 15 Persen Tahun ini Baru Jembatan Selat Akar yang Dianggarkan Pemprov Riau Bupati Kepulauan Meranti Perjuangkan Perbaikan Jembatan dan Jalan Provinsi di DPRD Riau Nada Salsabila Kamil di Undang Podcast RRI Atas Prestasinya HPN 2026, BNNK Tanjungpinang Hadirkan Edukasi Rehabilitasi Narkotika untuk Masyarakat Tiga Polisi Aktif Diduga Terlibat Pesta Narkoba, Kapolres Bengkalis: Tak Ada Ampun, Semua Ditindak Tegas

Batam

Kesadaran Tertib Lalu Lintas Meningkat, Kecelakaan di Kepri Turun Tajam Selama Operasi Patuh Seligi 2025

badge-check


					Konferensi Pers: Dirlantas Polda Kepri Polda Kepri Kombes. Pol. Andhika Bayu Adhittama, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pelaksanaan operasi tahun ini menunjukkan capaian yang cukup positif. F: Ist Perbesar

Konferensi Pers: Dirlantas Polda Kepri Polda Kepri Kombes. Pol. Andhika Bayu Adhittama, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pelaksanaan operasi tahun ini menunjukkan capaian yang cukup positif. F: Ist

RiauKepri.com, BATAM – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) mencatat penurunan signifikan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2025, yang berlangsung selama dua pekan, 14–27 Juli 2025. Capaian ini dinilai sebagai bukti peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Dirlantas Polda Kepri, Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama, S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa berbagai indikator menunjukkan tren positif dibandingkan tahun sebelumnya. Baik dari sisi edukasi, pencegahan, hingga penegakan hukum.

“Penurunan jumlah kecelakaan menjadi salah satu pencapaian utama tahun ini. Dari 23 kasus pada 2024, kini hanya tercatat 9 kejadian. Jumlah korban luka ringan turun dari 25 menjadi 6 orang, luka berat dari 9 menjadi 5 orang, dan yang paling menggembirakan, tidak ada korban jiwa,” jelasnya, Senin (28/7/2025).

Selain kecelakaan, kerugian material juga menurun drastis, dari Rp19,3 juta pada 2024 menjadi hanya Rp4,65 juta tahun ini.

Dari aspek edukatif (preemtif), terjadi lonjakan signifikan dalam kegiatan penyuluhan dan sosialisasi. Jumlah kegiatan langsung kepada masyarakat meningkat 176 persen, dari 70 kegiatan pada 2024 menjadi 193 kegiatan tahun ini. Sedangkan penyuluhan melalui media naik 26 persen, dan pemasangan media sosialisasi seperti spanduk serta leaflet meningkat hingga 32 persen.

Di sisi penindakan (represif), Polda Kepri mencatat penurunan jumlah pelanggaran yang berhasil ditindak, dari 4.935 pelanggaran pada 2024 menjadi 3.064 pada 2025—turun 38 persen. Roda dua menjadi penyumbang terbanyak, namun angkanya juga menunjukkan penurunan tajam sebesar 33 persen.

“Kami mengapresiasi peran serta masyarakat. Penurunan ini adalah hasil kerja sama dan dukungan publik yang makin menyadari pentingnya budaya tertib berlalu lintas,” tambah Kombes Andhika.

Ia menegaskan, meskipun operasi telah berakhir, Ditlantas Polda Kepri tetap akan menjalankan patroli, edukasi, dan penegakan hukum secara humanis secara berkelanjutan. Fokus ke depan adalah membangun kesadaran kolektif bahwa keselamatan berkendara adalah kebutuhan, bukan sekadar kewajiban.

Polda Kepri pun mengajak masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam aktivitas di jalan raya, setiap hari dan di mana saja. (RK12)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Nada Salsabila Kamil di Undang Podcast RRI Atas Prestasinya

21 Januari 2026 - 18:57 WIB

Ranperda LAM Batam Disepakati, Yunus Pimpin Pansus

21 Januari 2026 - 17:16 WIB

Respons Cepat Ditsamapta Polda Kepri Tangani Kebakaran Angkringan Mega Legenda

21 Januari 2026 - 10:45 WIB

Rakernas APKASI XVII Berakhir, Bupati Roby Sampaikan Komitmen Dukung Agenda Nasional

21 Januari 2026 - 06:25 WIB

Kebakaran Melanda Mega Lagenda

20 Januari 2026 - 20:32 WIB

Trending di Batam