RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Sebanyak 48 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Tanjungpinang resmi memasuki masa karantina pada Minggu (10/8/2025). Mereka terdiri dari 24 putra dan 24 putri yang terpilih melalui proses seleksi ketat, dan akan menjalani pembinaan intensif hingga 17 Agustus mendatang.
Apel pengantar karantina, atau yang dikenal sebagai Apel Tantingan, dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, di Lapangan Alltrue Hotel, Rimba Jaya. Dalam amanatnya, Raja Ariza mengungkapkan rasa bangga kepada para peserta yang akan mengemban tugas mulia pada peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia.
“Menjadi Paskibraka bukan sekadar kehormatan, tetapi juga amanah besar. Tugas ini menuntut disiplin, dedikasi, pengetahuan, ketangguhan, kesabaran, dan ketekunan. Tidak semua pemuda mendapat kesempatan ini,” tegasnya.
Raja Ariza menambahkan, Paskibraka adalah simbol generasi muda yang siap memimpin bangsa di masa depan. Masa karantina akan menjadi ujian kesanggupan fisik dan mental, termasuk kesiapan meninggalkan kenyamanan rumah demi latihan yang terjadwal padat.
Kegiatan pembinaan dimulai dengan pembacaan naskah Dharma Mulia Putra Indonesia oleh Wakil Wali Kota, diikuti seluruh peserta. Prosesi dilanjutkan dengan penyiraman air sebagai tanda dimulainya masa karantina.
Para calon Paskibraka dijadwalkan mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada upacara 17 Agustus 2025 di Tanjungpinang.(RK9)
Editor: Dana Asmara







