RiauKepri.com. LINGGA – Kabupaten Lingga kembali menjadi salah satu daerah tujuan pengabdian dai muda dari Sekolah Tinggi Ilmu Da’wah (STID) Mohammad Natsir Jakarta. Tahun ini, dua dai resmi ditugaskan di Lingga untuk memperkuat syiar Islam dan membina kehidupan keagamaan masyarakat.
Kedatangan keduanya disambut jajaran Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Tenaga Ahli Bidang Tenaga Kerja dan Kesra, H. Abdullah, S.Th.I, bersama Kabag Kesra Muhammad Noer serta staf Bagian Kesra Setda Lingga, Selasa (19/8/2025).
Penempatan dai muda ini merupakan bagian dari program nasional kaderisasi dai. Sebelumnya, sebanyak 225 dai telah dilepas secara resmi di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (18/8/2025), untuk ditugaskan ke berbagai provinsi di Indonesia. Dari jumlah tersebut, Lingga mendapat jatah dua orang.
Keduanya akan menjalani masa pengabdian selama dua tahun di desa yang berbeda. Satu ditempatkan di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Bakung Serumpun, dan satu lagi di Desa Keton, Kecamatan Lingga Timur.
Kabag Kesra Muhammad Noer menyebutkan, keberadaan dai muda ini diharapkan mampu memberikan warna baru bagi kehidupan masyarakat Lingga, khususnya dalam bidang pembinaan keagamaan.
“Mereka bukan hanya berdakwah di masjid atau surau, tapi juga membina generasi muda, menghidupkan kegiatan sosial, hingga menguatkan persatuan umat,” ujarnya.
Tenaga Ahli Bidang Tenaga Kerja dan Kesra, H. Abdullah, S.Th.I, menambahkan bahwa kehadiran dai dari STID Mohammad Natsir telah terbukti memberi dampak positif di berbagai daerah sebelumnya.
“Lingga patut bersyukur mendapat kuota, karena program ini bukan hanya untuk dakwah, tapi juga mendukung pembangunan moral masyarakat,” katanya.
Program kaderisasi dai ini sudah berlangsung rutin setiap tahun dan menjadi salah satu upaya menjawab kebutuhan tenaga pendakwah di daerah.
Dengan semangat muda, para dai yang ditugaskan diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan budaya lokal, merangkul masyarakat, serta menghadirkan Islam yang sejuk dan menyejukkan. (RK10)











