RiauKepri.com, KEPULAUAN RIAU – Warga dan pelaku aktivitas laut di wilayah provinsi Kepulauan Riau termasuk kota-kota seperti Tanjung Pinang, Batam, Bintan, Karimun, Lingga, Natuna dan Anambas diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk pada hari Sabtu, 8 November 2025.
Menurut data klimatologi, November di Kepulauan Riau termasuk periode musim hujan dengan curah hujan yang tinggi—termasuk di Tanjung Pinang yang mencatat rata-rata intensitas hujan lebih dari 340 mm dan hari hujan hingga sekitar 20 hari dalam sebulan.
Suhu udara pada siang hari diperkirakan berkisar sekitar 29-30 °C, sementara malam hari turun ke sekitar 26 °C.
Kondisi laut juga dapat memburuk, karena pada musim peralihan seperti ini angin dari arah laut dapat menyebabkan gelombang tinggi dan cuaca cepat berubah.
Dampak yang diperkirakan:
-
Curah hujan yang lebat dapat menyebabkan genangan, terutama di daerah pesisir dan dataran rendah.
-
Aktivitas perairan seperti perahu nelayan, kapal tradisional dan penyeberangan antar pulau mungkin terkena gangguan akibat gelombang atau angin kencang.
-
Mobilitas dan penerbangan kecil ke pulau-pulau bisa terganggu oleh cuaca mendadak.
Imbauan kepada masyarakat dan pelaku aktivitas:
-
Hindari pelayaran kecil atau aktivitas laut saat hujan lebat atau angin kencang.
-
Pastikan alat komunikasi dan peralatan keselamatan laut dalam kondisi baik.
-
Waspadai genangan air di kota-kota pesisir dan jalan terkena becek atau banjir ringan.
-
Perhatikan informasi lebih lanjut dari instansi meteorologi setempat dan penyeberangan laut.
Dengan kondisi seperti ini, disarankan untuk tetap memantau perkembangan cuaca secara berkala dan menyesuaikan aktivitas sesuai kondisi lapangan. (Red)








