Menu

Mode Gelap
Perempuan LAMR Meriahkan Milad ke-56 dengan Delapan Kegiatan Budaya dan Sosial Tulang Politik Pasar Sosial Tetti Amalia Apresiasi Penanaman Jagung Serentak Polsek Jemaja, Perkuat Kemandirian Pangan Daerah Matangkan Persiapan Porprov Kepri 2026, Tarung Derajat Anambas Pasang Target Tiga Emas Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Jemaja Tanam Jagung di Lahan Petani Bukit Padi

Batam

Bapemperda DPRD Kota Batam Gelar FGD, Bahas Ranperda Lembaga Adat Melayu

badge-check


					Bapemperda DPRD Kota Batam gelar FGD bersama Tim Penyusun Naskah Akademik terkait Ranperda tentang LAM Kota Batam. (Foto: Humas DPRD Batam) Perbesar

Bapemperda DPRD Kota Batam gelar FGD bersama Tim Penyusun Naskah Akademik terkait Ranperda tentang LAM Kota Batam. (Foto: Humas DPRD Batam)

RiauKepri.com, BATAM – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Batam menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Tim Penyusun Naskah Akademik terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam, Senin (15/12/2025).

FGD tersebut dipimpin langsung Ketua Bapemperda DPRD Kota Batam Hj Siti Nurlailah, ST, MT dan dihadiri sejumlah anggota Bapemperda, di antaranya Muhammad Yunus, SPi dan Dandis Rajagukguk, ST. Kegiatan ini juga menghadirkan Ketua LAM Kepulauan Riau Kota Batam, Datuk Wira Setia Utama Raja Haji Muhammad Amin.

Selain itu, FGD turut dihadiri perwakilan perangkat daerah dan unsur masyarakat, antara lain pejabat dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Dinas Pendidikan (Disdik), Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Batam, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan seperti pengurus IKABSU Kota Batam, pengurus IKSB dan pengurus KBSSKota Batam, serta pengurus Paguyuban Keluarga Bengkulu.

Ketua Bapemperda Hj Siti Nurlailah dalam keterangannya menjelaskan bahwa pelaksanaan FGD ini bertujuan untuk menghimpun berbagai masukan dan pandangan dari pemangku kepentingan terkait penyusunan Ranperda Lembaga Adat Melayu Kota Batam. Menurutnya, partisipasi lintas sektor dan unsur masyarakat sangat penting agar Ranperda yang disusun benar-benar mencerminkan kebutuhan dan karakteristik sosial budaya Kota Batam.

Beliau juga menyampaikan bahwa Ranperda tentang Lembaga Adat Melayu Kota Batam telah masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) DPRD Kota Batam Tahun 2026 dan merupakan Ranperda yang berasal dari inisiatif DPRD. “Dengan adanya masukan dari berbagai kalangan, kami berharap kajian akademik Ranperda Lembaga Adat Melayu ini semakin komprehensif dan mendalam, sehingga dapat menjadi landasan yang kuat dalam perumusan Ranperda ke depan,” ujar Siti Nurlailah.

Melalui FGD ini, Bapemperda DPRD Kota Batam menegaskan komitmennya untuk melahirkan regulasi yang berkualitas, partisipatif, serta mampu memperkuat peran dan kedudukan Lembaga Adat Melayu dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan nilai-nilai adat dan budaya Melayu di Kota Batam. (RK6/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Foto Wajah LCM di Labeli BLACK LIST di Pintu Masuk THM, Timbulkan Pertanyaan Soal Hak Privasi

7 Juni 2026 - 05:39 WIB

Diduga Geng Motor Tusuk Karyawan Pabrik Pulang Kerja Dini Hari di Pesona Asri Batam Center

5 Juni 2026 - 16:44 WIB

Belajar Hukum dari Akar Peradaban: Mahasiswa Uniba Kuliah Lapangan di Museum Raja Ali Haji Batam.

5 Juni 2026 - 14:34 WIB

Respon Pergantian Kepala BGN, Ketua IARMI Kepri Optimistis MBG Makin Optimal di Bawah Kepemimpinan Nanik Suryati Deyang

3 Juni 2026 - 12:56 WIB

Turi Beach Resort Rayakan Anniversary ke-37 dengan Syukuran dan Donor Darah

2 Juni 2026 - 15:16 WIB

Trending di Batam