Menu

Otomatis
Breaking News

Meranti

Luapan Air Dari Kanal PT NSP Genangi Permukiman, BPBD Meranti : 150 KK Terdampak 

badge-check

Foto Rumah Warga Tergenang Air Perbesar

Foto Rumah Warga Tergenang Air

RiauKepri.com, MERANTI – Sekitar 150 Kepala Keluarga (KK) di Desa Teluk Buntal, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, terdampak luapan air dari kanal milik PT Nasional Sago Prima (NSP). Peristiwa tersebut terjadi sejak sepekan terakhir dan diperparah oleh tingginya curah hujan.

Luapan air dari kanal perusahaan perkebunan sagu itu menggenangi permukiman warga, ruas jalan desa, serta lahan dan tanaman milik masyarakat di empat dusun Desa Teluk Buntal. Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas warga terganggu dan menimbulkan kerugian material.

Atas kejadian tersebut, warga menuntut pertanggungjawaban pihak PT NSP. Mereka menilai bencana banjir itu terjadi akibat kanal perusahaan yang diduga tidak dikelola dan dirawat dengan baik.

Menindaklanjuti laporan warga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Meranti bersama pihak kepolisian dan pemerintah kecamatan turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan.

“Kami telah melakukan pengecekan langsung ke lapangan. Data sementara menunjukkan sekitar 150 KK terdampak akibat luapan kanal PT NSP,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Meranti, Muhamad Khardafi, Jumat (26/12/2025).

Berdasarkan hasil identifikasi dan observasi di lapangan, BPBD menduga genangan air di permukiman warga disebabkan oleh kesalahan teknis dalam pekerjaan perluasan kanal yang dilakukan oleh vendor perusahaan.

“Kami merekomendasikan agar PT NSP segera melakukan penanganan terhadap saluran dan aliran air tersebut, sehingga genangan di permukiman warga dapat segera surut dan kerugian tidak semakin bertambah,” ujarnya.

Khardafi menambahkan, pihaknya juga telah menyampaikan langsung tuntutan warga kepada manajemen PT NSP yang turut hadir meninjau lokasi terdampak.

“Dari hasil dialog, manajemen PT NSP menyatakan akan berupaya memenuhi beberapa tuntutan warga Desa Teluk Buntal,” katanya.

Sementara itu, pada Sabtu, (27/12/2025) sore, Humas sekaligus Manajer Lapangan PT NSP, Setio Budi Utomo, belum dapat dikonfirmasi. Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp tidak mendapatkan respons.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT NSP belum memberikan keterangan resmi terkait luapan kanal perusahaan yang menyebabkan permukiman warga Tergenang Air. (RK12)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Polsek Tebing Tinggi Cek Ketahanan Pangan Budidaya Lele di Desa Batin Suir

12 Agu 2026 - 11:00 WIB

Polsek Tebing Tinggi Cek Ketahanan Pangan Budidaya Lele di Desa Batin Suir

Waspada Penipuan! Nomor WhatsApp Catut Nama Kasi Pidsus Kejari Meranti

11 Agu 2026 - 11:38 WIB

Waspada Penipuan! Nomor WhatsApp Catut Nama Kasi Pidsus Kejari Meranti

Jelang Patroli Karhutla Kapolda Riau, Kapolres Meranti Perkuat Pencegahan hingga Tingkat Desa

10 Agu 2026 - 20:41 WIB

Jelang Patroli Karhutla Kapolda Riau, Kapolres Meranti Perkuat Pencegahan hingga Tingkat Desa

Polisi Selidiki Sumber Api Kebakaran Di Depan Stadion Mahmud Jalal

8 Agu 2026 - 23:00 WIB

Polisi Selidiki Sumber Api Kebakaran Di Depan Stadion Mahmud Jalal

Kebakaran Lahan di Jalan Pramuka, Api Berhasil Dipadamkan dalam Dua Jam

8 Agu 2026 - 19:20 WIB

Kebakaran Lahan di Jalan Pramuka, Api Berhasil Dipadamkan dalam Dua Jam
Trending di Meranti