Menu

Otomatis
Breaking News

Meranti

Tempuh Cuaca ‘Buruk’ Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi ABK KM Makmur Jaya 89

badge-check

 Korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan. (Foto: Ist) Perbesar

Korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan. (Foto: Ist)

RiauKepri.com, MERANTI – Anak buah kapal (ABK) KM Makmur Jaya 89 yang dilaporkan terjatuh ke laut di perairan Bengkalis akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada Rabu (7/1/2026) sore, setelah dilakukan pencarian intensif selama beberapa hari.

Korban diketahui bernama Rapat (38), warga Batu Besar, Nongsa, Provinsi Kepulauan Riau. Jenazah ditemukan sekitar tiga mil laut dari titik pencarian awal, tepatnya di koordinat 01°28’42” Lintang Utara dan 102°39’34” Bujur Timur. Selanjutnya, korban dievakuasi ke Desa Teluk Lancar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi, melalui Humas Kukuh Widodo, Kamis (8/1/2026), mengatakan proses pencarian dan evakuasi menghadapi berbagai kendala di lapangan.

“Cuaca laut yang cepat berubah, arus laut yang cukup kuat, serta keterbatasan komunikasi menjadi tantangan selama operasi SAR. Namun seluruh unsur tetap berupaya maksimal hingga korban berhasil ditemukan,” ujarnya.

Menurut Kukuh, proses evakuasi menuju daratan memakan waktu cukup lama akibat kondisi laut yang kurang bersahabat.

Jenazah korban baru tiba di Desa Teluk Lancar sekitar pukul 23.30 WIB dan kemudian diserahkan kepada aparat desa untuk dijemput oleh keluarga.

Berdasarkan Kronologi Kejadian yang mana, Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (4/1/2026). Berdasarkan keterangan saksi di atas kapal, sekitar pukul 11.55 WIB, korban terbangun bersama kapten kapal bernama Muslim. Korban sempat meminta tepung untuk memasak, sementara kapten kapal pergi mencarikannya.

Namun, saat kapten kembali ke kabin, korban sudah tidak berada di tempat. Seluruh ABK yang berjumlah lima orang kemudian melakukan pencarian di seluruh bagian kapal. Karena korban tidak ditemukan, korban diduga kuat terjatuh ke laut saat kapal sedang beroperasi.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, antara lain Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti, BPBD Kepulauan Meranti, Polairud Kepulauan Meranti, serta Pos TNI AL Bengkalis.

Kepala Unit Siaga Basarnas Kepulauan Meranti, Prima Harrie Saputra, menjelaskan pengerahan tim dilakukan karena lokasi kejadian berada di wilayah perairan yang berbatasan langsung dengan Kepulauan Meranti.

“Sejak laporan diterima, tim rescue langsung bergerak ke lokasi kejadian dan melakukan penyisiran di sekitar Last Known Position (LKP), kemudian memperluas area pencarian menyesuaikan arus dan kondisi cuaca,” jelasnya.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR di perairan Bengkalis resmi dihentikan. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing, menandai berakhirnya operasi kemanusiaan tersebut. (RK12).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Polsek Rangsang Cek Lahan Jagung Pipil di Desa Kedabu Rapat, Dukung Ketahanan Pangan

12 Sep 2026 - 12:48 WIB

Polsek Rangsang Cek Lahan Jagung Pipil di Desa Kedabu Rapat, Dukung Ketahanan Pangan

Bhabinkamtibmas Cek Pertanian Hidroponik Warga di Alahair Timur, Dukung Ketahanan Pangan

12 Sep 2026 - 10:54 WIB

Bhabinkamtibmas Cek Pertanian Hidroponik Warga di Alahair Timur, Dukung Ketahanan Pangan

Terduga Pelaku Ditangkap Di Rangsang Pesisir, Kasusnya Di Tebingtinggi

12 Sep 2026 - 06:37 WIB

Terduga Pelaku Ditangkap Di Rangsang Pesisir, Kasusnya Di Tebingtinggi

Saksi Dugaan Korupsi di Meranti Masuk Perangkap Penipuan

11 Sep 2026 - 13:30 WIB

Saksi Dugaan Korupsi di Meranti Masuk Perangkap Penipuan

Polsek Rangsang Cek Lahan Jagung Pipil di Desa Penyagun

11 Sep 2026 - 11:45 WIB

Polsek Rangsang Cek Lahan Jagung Pipil di Desa Penyagun
Trending di Meranti