Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Batam

Ranperda LAM Batam Disepakati, Yunus Pimpin Pansus

badge-check

Rapat paripurna DPRD Batam tentang Lembaga Adat Melayu (LAM). (Foto: Ist) Perbesar

Rapat paripurna DPRD Batam tentang Lembaga Adat Melayu (LAM). (Foto: Ist)

RiauKepri.com, BATAM — Kesepakatan seluruh fraksi di DPRD Kota Batam terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Lembaga Adat Melayu (LAM) menandai komitmen politik bersama untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan pesat dan pelestarian identitas budaya lokal.

Persetujuan itu disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Batam yang digelar di Ruang Sidang Utama, Rabu (21/1/2026). Paripurna ini sekaligus membentuk Panitia Khusus (Pansus)

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Batam, Muhammad Kamaluddin, dan dihadiri Wali Kota Batam Amsakar Achmad, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Batam.

Seluruh fraksi DPRD Batam, yakni Nasdem, Gerindra, PDI-P, Golkar, PKS, PKB, serta gabungan PAN–Demokrat–PP, dan Hanura–PSI–PKN—menyatakan pandangan senada untuk melanjutkan Ranperda LAM ke tahap pembahasan lebih mendalam.

Kesamaan sikap tersebut dinilai sebagai sinyal kuat bahwa penguatan adat dan budaya Melayu menjadi agenda bersama lintas partai. Disepakati sebagai Ketua Panitia Khusus M Yunus dari Demokrat, didampingi Surya Makmur Nasution dari PKB sebagai Wakil Ketua.

Tergabung sebagai anggota Pansus: Taufik Ace Muntasir, Asnawati Atiq, M Putra (NasDem), Banyu Ari Novianto, Azwar Anas (Gerindra), Tapis Dabal Sihaan, Jamson Silaban (PDI P), Jimmy Siburian, Novelin Fortuner Sinaga (Golkar), Warya Burhanuddin, Sulaiman (PKS), Fadli (PAN – Demokrat – PPP), dan Tumbur Hotasoit (Hanura – PSI – PKN).

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menilai persetujuan Ranperda LAM tidak hanya berdimensi regulatif, tetapi juga strategis dalam menjaga harmoni sosial di kota dengan tingkat keberagaman yang tinggi. Di tengah Batam sebagai kawasan industri dan tujuan urbanisasi, keberadaan payung hukum LAM dinilai penting sebagai penopang nilai-nilai lokal.

“Batam terus berkembang dengan jumlah penduduk yang kini mencapai sekitar 1,29 juta jiwa. Keberagaman ini adalah kekuatan, namun harus ditopang oleh identitas Melayu sebagai ruh daerah agar pembangunan tetap berkarakter dan inklusif,” ujar Amsakar.

Menurutnya, Ranperda LAM juga merupakan implementasi dari amanat konstitusi dan peraturan perundang-undangan, khususnya Pasal 18B ayat (2) UUD 1945 serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Regulasi ini diharapkan memberikan kepastian hukum mengenai posisi, peran, dan kewenangan LAM sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

“Dengan pembentukan Pansus, kami berharap Ranperda ini dapat dibahas secara matang sehingga menghasilkan regulasi yang benar-benar memperkuat peran Lembaga Adat Melayu di tengah masyarakat Batam yang majemuk,” pungkas Amsakar. (RK6)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

BEI Kepri Gandeng Media, Investor Pasar Modal Tumbuh 50 Persen

24 Okt 2026 - 06:30 WIB

BEI Kepri Gandeng Media, Investor Pasar Modal Tumbuh 50 Persen

Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media

23 Okt 2026 - 09:23 WIB

Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media

Ombudsman Kepri Turun Langsung ke Lapas Batam, Pelayanan Publik dan Hak Warga Binaan Jadi Sorotan

23 Okt 2026 - 06:25 WIB

Ombudsman Kepri Turun Langsung ke Lapas Batam, Pelayanan Publik dan Hak Warga Binaan Jadi Sorotan

Ketua DPRD Batam Kamaluddin Minta Maaf atas Molornya Jadwal Paripurna, Segera Perbaiki Koordinasi

22 Okt 2026 - 14:33 WIB

Ketua DPRD Batam Kamaluddin Minta Maaf atas Molornya Jadwal Paripurna, Segera Perbaiki Koordinasi

Datangi Graha PWI Kepri, Kevin Manurung Curhat Dikeluarkan Rektor ITEBA Batam

22 Okt 2026 - 14:23 WIB

Datangi Graha PWI Kepri, Kevin Manurung Curhat Dikeluarkan Rektor ITEBA Batam
Trending di Batam