Menu

Mode Gelap
Siak Masuk Daftar Daerah Terbaik untuk Investasi Versi Fortune Indonesia Prakiraan Cuaca Kepri, Ahad 26 Juli 2026: Mayoritas Wilayah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Daerah Reses di Jemaja Timur, Ismeth Abdullah Tegaskan Aspirasi Masyarakat Akan Diperjuangkan ke Pusat 34 Lansia Sebong Lagoi Diwisuda, Bukti Komitmen Bintan Wujudkan Daerah Ramah Lansia Antusias Warga Sambut KM Bukit Raya, UPP Tarempa Tingkatkan Pengamanan Pelabuhan Pemprov Riau Percepat Implementasi SP2D Online, Pembayaran Gaji ASN Kini Lebih Cepat

Riau

Bupati Siak Dampingi Anak-anak Korban Ambruk Tangsi Belanda

badge-check

Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, saat memberi semangat kepada korban ambruknya Tangsi Belanda. (Foto: ist). Perbesar

Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, saat memberi semangat kepada korban ambruknya Tangsi Belanda. (Foto: ist).

RiauKepri.com, SIAK- Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli mendampingi langsung anak-anak yang menjadi korban ambruknya lantai dua bangunan cagar budaya Tangsi Belanda, Sabtu (31/1/2026).

Afni tampak berada di ruang perawatan rumah sakit hingga seluruh proses tindakan medis terhadap para korban selesai.

Di rumah sakit, Bupati Siak terlihat memegang tangan para korban, memeluk dan menguatkan mereka yang masih mengalami trauma akibat kejadian tersebut.

Afni tidak meninggalkan ruangan perawatan hingga seluruh korban mendapatkan penanganan medis, termasuk proses penjahitan luka di bagian kepala beberapa anak.

Selain mendampingi korban, Afni juga memberikan penguatan kepada keluarga yang datang menyusul ke rumah sakit. Beliau juga memastikan seluruh korban memperoleh penanganan terbaik dari tenaga medis serta kebutuhan keluarga korban terpenuhi selama proses perawatan berlangsung.

Afni mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi bangunan cagar budaya yang minim perawatan akibat keterbatasan anggaran. Menurutnya, upaya menjaga dan merawat bangunan bersejarah seperti Tangsi Belanda kerap menghadapi kendala serius dari sisi pendanaan, meskipun selama ini telah ada perhatian dan bantuan dari Kesultanan Siak.

Pemerintah Kabupaten Siak memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi bangunan cagar budaya di daerah tersebut guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Tangsi Belanda merupakan bangunan cagar budaya berusia lebih dari dua abad yang menjadi salah satu peninggalan sejarah di Kabupaten Siak.

Insiden ambruknya lantai dua tersebut bukan kejadian pertama, sebelumnya bangunan cagar budaya itu juga pernah menelan dua korban jiwa akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

Seperti diberitakan sebelumnya, bangunan cagar budaya Tangsi Belanda di Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, ambruk pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan 16 orang menjadi korban, sebagian besar merupakan anak-anak yang tengah mengikuti kegiatan studi tour.

Korban merupakan rombongan siswa SD IT Baitul Ridho Lubuk Dalam yang saat kejadian berada di lantai dua bangunan Tangsi Belanda. Runtuhnya lantai dua terjadi secara mendadak saat kegiatan penjelasan berlangsung, mengakibatkan para peserta terjatuh dan tertimpa material bangunan. Para korban dilarikan ke rumah sakit dan Puskesmas terdekat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Siak Masuk Daftar Daerah Terbaik untuk Investasi Versi Fortune Indonesia

26 Juli 2026 - 07:37 WIB

Kelemahan Melayu

25 Juli 2026 - 06:32 WIB

Bupati Afni dan Menkeu Purbaya Bertemu, Suasana Reuni Warnai Silaturahmi

24 Juli 2026 - 22:34 WIB

Dukung Program Unggulan Kapolda Riau, Ditpolairud dan Polres Rohil Gelar Aksi ‘JALUR’ di Panipahan

24 Juli 2026 - 21:36 WIB

Pemkab Siak Gandeng KPK RI, Menata Kelola SDA dan Komitmen Pencegahan Korupsi

24 Juli 2026 - 05:55 WIB

Trending di Nasional