Menu

Mode Gelap
LAMR Sambut WPG Riau, Harapkan Jadi Mitra Menjaga Kerukunan Masyarakat Pawai Muharram Diikuti Ratusan Pelajar di Ungar Ansar Jadikan Jalan Raya Dompak Lokasi Edukasi Lingkungan, Gerakan Gotong Royong Didorong Jadi Budaya Masyarakat Gaduh Sastra Polda Kepri Bongkar Jaringan Promosi Judi Online Internasional di Batam, Lima Tersangka Ditangkap dan Aset Miliaran Disita Empat Pelajar Ring 1 PT BSP Wakili Siak di Program Kepemimpinan Nasional GFLN 2026

Advertorial

Ansar Jadikan Jalan Raya Dompak Lokasi Edukasi Lingkungan, Gerakan Gotong Royong Didorong Jadi Budaya Masyarakat

badge-check


					Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad laksanakan Kamis Gotong Royong di Jalan Raya Dompak. Perbesar

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad laksanakan Kamis Gotong Royong di Jalan Raya Dompak.

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus mengintensifkan upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui program Kamis Gotong Royong yang secara rutin digelar di berbagai wilayah.

Pada Kamis (25/6), kegiatan tersebut dipusatkan di Jalan Raya Dompak, Kota Tanjungpinang. Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad memimpin langsung kegiatan yang melibatkan jajaran pemerintah daerah, aparatur sipil negara (ASN), serta berbagai unsur masyarakat.

Aksi bersih-bersih kali ini menyasar ruas Jalan Raya Dompak mulai dari kawasan lampu lalu lintas depan Kantor Camat Bukit Bestari hingga kawasan depan Kampus Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH). Lokasi tersebut dipilih sebagai bagian dari upaya menciptakan kawasan perkotaan yang lebih tertata dan nyaman.

Sejak pagi, para peserta tampak menyebar di sejumlah titik untuk membersihkan sampah yang berserakan, memangkas rumput liar, serta merapikan semak-semak yang tumbuh di sepanjang bahu jalan.

Menurut Gubernur Ansar Ahmad, kegiatan gotong royong tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar semakin peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar.

Ia menilai persoalan kebersihan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada petugas kebersihan maupun pemerintah daerah. Peran aktif masyarakat menjadi faktor utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Ansar mengatakan budaya menjaga kebersihan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni rumah tangga. Kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar dinilai mampu memberikan dampak besar terhadap wajah daerah.

Pemerintah Provinsi Kepri, lanjutnya, akan terus menggelar kegiatan serupa secara berkelanjutan di berbagai wilayah. Langkah tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan positif yang akhirnya menjadi budaya di tengah masyarakat.

Program Kamis Gotong Royong sendiri telah dilaksanakan di sejumlah lokasi strategis. Sebelumnya, kegiatan serupa digelar di kawasan tepi laut Tanjungpinang, Pulau Penyengat, Bandara Raja Haji Fisabilillah, hingga sepanjang Jalan Aisyah Sulaiman.

Pemilihan lokasi yang berbeda-beda dilakukan agar semangat menjaga kebersihan dapat menjangkau lebih banyak kawasan serta melibatkan masyarakat secara lebih luas.

Dalam kegiatan di Dompak, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Misni, para kepala organisasi perangkat daerah, serta ratusan ASN turut bergabung bersama gubernur melakukan pembersihan lingkungan.

Kebersamaan yang terbangun selama kegiatan berlangsung menjadi salah satu nilai penting yang ingin ditanamkan pemerintah. Selain menciptakan lingkungan yang bersih, gotong royong juga dinilai mampu mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Para peserta terlihat bekerja secara kolektif tanpa sekat jabatan. Mereka saling membantu mengangkut sampah, membersihkan saluran air, serta menata area yang sebelumnya tampak kurang terawat.

Pemerintah Provinsi Kepri berharap semangat gotong royong yang terus digelorakan dapat menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjaga kebersihan saat ada kegiatan resmi, tetapi juga menjadikannya sebagai kebiasaan sehari-hari.

Melalui gerakan yang konsisten dan melibatkan berbagai elemen masyarakat, Pemprov Kepri optimistis budaya hidup bersih akan semakin mengakar. Lingkungan yang bersih, sehat, dan asri diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat citra Kepulauan Riau sebagai daerah yang nyaman untuk dihuni maupun dikunjungi. (Adv)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pulau Penyengat Kian Mendunia, Revitalisasi Warisan Melayu Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Kepri

24 Juni 2026 - 11:30 WIB

Kasus Malaria di Tanjung Sebauk Capai Ratusan, TP PKK Kepri Dorong Warga Perkuat Pencegahan Berbasis Lingkungan

23 Juni 2026 - 20:17 WIB

Sekolah Rakyat Kepri Diprioritaskan di Dompak, Pemprov Targetkan Tiga Lokasi Mulai Dibangun Tahun 2026

23 Juni 2026 - 19:28 WIB

Bupati Aneng Apresiasi Program TMMD ke-128 di Desa Bayat, Infrastruktur Desa Jadi Fokus Utama

22 Mei 2026 - 06:24 WIB

‎Bupati Anambas Ucapkan Terima Kasih kepada Bank Riau Kepri atas Kontribusi untuk Masyarakat

21 Mei 2026 - 21:00 WIB

Trending di Advertorial