RiauKepri.com, TANJUNGPINANG — Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura menerima Anugerah Bintang Veteran Republik Indonesia dari Dewan Pimpinan Pusat Legiun Veteran Republik Indonesia (DPP LVRI) Pusat. Penghargaan tersebut diserahkan Sekretaris Jenderal DPP LVRI Pusat Laksamana Madya TNI (Purn.) Djoko Sumaryono dalam Peringatan Hari Veteran Nasional tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026.
Penyerahan penghargaan berlangsung di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Senin (10/8/2026), dalam suasana penuh penghormatan kepada para veteran yang telah memberikan pengabdian bagi bangsa dan negara.
Peringatan Hari Veteran Nasional tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 mengangkat tema “Veteran Menjaga Nilai Juang, Menginspirasi Indonesia Maju”. Tema tersebut menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan para veteran tetap relevan untuk diteruskan dalam kehidupan berbangsa dan pembangunan daerah.
Nyanyang menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada LVRI atas anugerah yang diberikan kepadanya. Ia memandang penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk penghormatan, melainkan amanah untuk terus meneladani semangat perjuangan dan pengabdian para veteran.
“Terima kasih setinggi-tingginya kepada LVRI yang telah memberikan anugerah ini. Penghargaan ini merupakan amanah bagi saya untuk lebih meneladani rasa cinta tanah air dan berbuat lebih banyak lagi untuk negara Indonesia,” ujar Nyanyang.
Menurut Nyanyang, nilai perjuangan yang diwariskan para veteran merupakan bagian penting dari perjalanan bangsa Indonesia. Nilai tersebut meliputi semangat rela berkorban, pantang menyerah, persatuan, serta kecintaan terhadap tanah air.
Pada kesempatan tersebut, Nyanyang juga menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan kepada seluruh veteran di Provinsi Kepri. Ia menilai jasa dan dedikasi para veteran merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan Indonesia hingga saat ini.
“Semoga semangat rela berkorban, pantang menyerah, dan cinta tanah air yang dimiliki para veteran dapat menjadi sumber inspirasi serta kontribusi bagi generasi muda Indonesia,” katanya.
Nyanyang menegaskan, perjuangan para veteran tidak berhenti ketika kemerdekaan berhasil diraih. Semangat pengabdian tersebut menurutnya perlu diteruskan melalui pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Karena kemerdekaan Indonesia yang kita miliki saat ini lahir dari perjuangan dan pengorbanan para veteran. Untuk itu, mari kita lanjutkan perjuangan tersebut melalui pembangunan daerah yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Nyanyang.
Dalam konteks pembangunan Provinsi Kepri, Nyanyang menyebut keberadaan para veteran juga memiliki arti penting. Pengalaman, keteladanan, dan nilai perjuangan yang mereka miliki dapat menjadi inspirasi bagi pemerintah maupun masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Ia secara khusus mengajak generasi muda Kepri untuk tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa. Menurutnya, kemajuan daerah harus berjalan seiring dengan pemahaman terhadap sejarah serta penghormatan kepada para pejuang yang telah mendahului generasi saat ini.
“Jadikan nilai-nilai perjuangan para veteran sebagai sumber inspirasi untuk berkontribusi bagi pembangunan di Provinsi Kepri,” kata Nyanyang.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP LVRI Pusat Laksamana Madya TNI (Purn.) Djoko Sumaryono menyampaikan apresiasi terhadap perhatian dan komitmen Pemerintah Provinsi Kepri kepada para veteran. Menurutnya, perhatian tersebut menunjukkan adanya kepedulian pemerintah daerah terhadap keberadaan serta jasa para veteran.
Djoko mengatakan, Provinsi Kepri menjadi salah satu daerah yang menunjukkan perhatian besar terhadap veteran, salah satunya melalui penyelenggaraan Peringatan Hari Veteran Nasional Tahun 2026.
“Dari seluruh daerah, Provinsi Kepri menjadi salah satu pemerintah daerah yang menginisiasi pelaksanaan peringatan Hari Veteran Nasional pada tahun 2026 ini,” ujar Djoko.
Menurut Djoko, Peringatan Hari Veteran Nasional menjadi momentum penting untuk kembali mengenang, menghargai, dan menghormati jasa para veteran. Penghormatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan, tetapi juga kontribusi veteran dalam perjalanan pembangunan bangsa.
“Tidak hanya dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan, para veteran juga memiliki peran dalam pembangunan bangsa Indonesia,” tegasnya.
Karena itu, pemberian Anugerah Bintang Veteran Republik Indonesia kepada Nyanyang menjadi salah satu bentuk apresiasi LVRI terhadap pemerintah daerah dan berbagai pihak yang dinilai aktif memberikan perhatian kepada veteran.
Djoko berharap penghormatan kepada veteran dapat terus menjadi komitmen bersama, tidak hanya berada di pundak pemerintah daerah atau para penerima penghargaan. Ia juga mendorong generasi muda untuk menjaga hubungan baik dengan para veteran serta meneruskan nilai perjuangan dan pengabdian mereka.
Peringatan Hari Veteran Nasional di Kepri tahun ini pun menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan sekaligus mempererat hubungan antara veteran, pemerintah, dan generasi muda. Melalui semangat “Veteran Menjaga Nilai Juang, Menginspirasi Indonesia Maju”, nilai perjuangan diharapkan terus hidup dan menjadi energi positif dalam membangun Kepulauan Riau yang semakin maju dan sejahtera.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPD LVRI Kepri Rochman, Ketua DPD LVRI Kota Batam GA Puteri Kaligis, anggota DPD LVRI Kepri Hengky Suryawan, para veteran, serta sejumlah pemangku kepentingan di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Kehadiran berbagai unsur tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga penghormatan terhadap sejarah perjuangan sekaligus meneruskan semangat pengabdian untuk masa depan. (Adv)














