Menu

Otomatis
Breaking News

Kuansing

Perawati Pengusaha Tajir dari Sentajo Raya

badge-check

Perawati saat umroh bersama anak-anak dan menghadiri wisuda anaknya. F: ist Perbesar

Perawati saat umroh bersama anak-anak dan menghadiri wisuda anaknya. F: ist

Tak perlu diperdebatkan siapa yang memulai memanggil namanya Musdalifah. Yang penting jika nama itu terucap orang Sentajo Raya tahu itu adalah nama lain dari Perawati alias Pera.

Kedua wanita itu punya kesamaan. Sama-sama tajir melintir dan pengusaha sukses. Jika Musdalifah “asli” sukses di Jakarta, Pera di Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.

Kesamaan lain? Tentu saja sama-sama cantik, solehah, santun, baik hati, penyayang, dan pemurah.

Yang membedakan hanya status. Sejak cerai dengan pedangdut terkenal King Nassar, Musdalifah kini nikah dengan pengusaha dan politikus Fadel Islami.

Sementara Pera memilih hidup sebagai wanita singel parent setelah berpisah dengan suaminya.

Dijuluki Musdalifah dari Sentajo Raya, Pera hanya tersenyum. Bahkan ketika orang memanggilnya Mbak Mus – sapaan Musdalifah, Pera tak pernah menolaknya.

“Eh… Kak Mus… apa kabar?”

“Enjoy aja,” ujar Kak Mus Sentajo Raya yang lahir pada 10 Nopember 1982 ini sembari tersenyum.

Sebagai pengusaha tajir melintir Pera mengaku semula hanya melanjutkan usaha orang tuanya H. Samsu – induak somang godang di Sentajo Raya.

Namun ketika orang tuanya meninggal dunia, Pera banting stir. Dia menjadi pengusaha mandiri dengan lahan sawit mencapai 200 hektar.

Belum lagi kebun karetnya. Omzetnya kini mencapai ratusan juta perbulan. Kalau pertahun, hitung saja berapa omsetnya. Up… up… up …

Tak hanya menghidupi dirinya sendiri, Pera juga berhasil menghidupi puluhan orang tenaga kerja lokal yang ikut bekerja bersamanya.

Bagi masyarakat Sentajo Raya, Pera juga dijuluki ‘”Beringin di Tengah Lapangan.” Artinya kini dia jadi tempat mengadu dan minta tolong bagi orang yang membutuhkan

Kini Pera tinggal bersama empat anaknya di Dusun Tanah Gontiang Desa Muaro Sentajo. Di rumahnya yang tergolong mewah deretan mobil mewah terparkir. Ini cukup membuktikan bahwa wanita berusia 43 tahun ini hidup mapan.

Keempat anak Pera adalah: Muhammad Zagi Muliadi masih kuliah di UIR Pekanbaru, Marsel Aprilio masuk SMP. Sementara Brian Andriano dan Yopi Albar masih duduk di bangku SD Muaro Sentajo.

Lalu apa aktifitas Pera terkini selain jadi pengusaha? Sebagai singel parent dia berkosentrasi membesarkan keempat anaknya yang kini tengah melanjutkan pendidikan.

“Aktifitas lain?” Sekarang Kak Mus…lagi diet biar kelihatan kurus seperti Kak Mus yang asli,” ujarnya tergelak ha..ha..ha..ha…

Sukses Kak Mus….

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Berebut Lahan, 9 Warga Muara Langsat Terluka dan Dilarikan untuk Perawatan

7 Sep 2026 - 08:33 WIB

Berebut Lahan, 9 Warga Muara Langsat Terluka dan Dilarikan untuk Perawatan

Hadir di Tepian Narosa, BRK Syariah Bawa Kemudahan Transaksi Digital untuk Festival Pacu Jalur 2026

22 Agu 2026 - 17:33 WIB

Hadir di Tepian Narosa, BRK Syariah Bawa Kemudahan Transaksi Digital untuk Festival Pacu Jalur 2026

Dukung Program Unggulan Kapolda Riau, Ditpolairud dan Polres Kuansing Gelar JALUR di Desa Bandar Alai Kari

22 Agu 2026 - 09:22 WIB

Dukung Program Unggulan Kapolda Riau, Ditpolairud dan Polres Kuansing Gelar JALUR di Desa Bandar Alai Kari

Jalur Musiman

22 Agu 2026 - 06:00 WIB

Jalur Musiman

Semarak Budaya Melayu Kuantan Singingi, Danlanal Dumai Hadiri Pembukaan Festival Pacu Jalur 2026

20 Agu 2026 - 19:11 WIB

Semarak Budaya Melayu Kuantan Singingi, Danlanal Dumai Hadiri Pembukaan Festival Pacu Jalur 2026
Trending di Kuansing