RiauKepri.com, PEKANBARU– Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, mengungkapkan bahwa terdapat 25 kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang saat ini sedang diproses oleh Polda Riau. Dari jumlah tersebut, 31 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.
“Kami berharap tidak ada lagi kasus baru dan tersangka baru. Ini bukan negara tanpa tuan, ini negara hukum. Yang melakukan pelanggaran akan mendapatkan hukuman sesuai undang-undang yang berlaku,” ucap Raja Juli, Rabu (23/7/2025), di Balai Serindit, Gubenuran, usai melaksanakan rapat koordinasi terkait penanganan Karhutla di Riau.
Raja Juli juga menyampaikan bahw dirinya melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dan Rokan Hilir (Rohil), bersama Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq. Mereka memantau langsung kondisi dan penanganan karhutla di wilayah tersebut.
Pada kesempatan yang sama Hanif menjelaskan, kebakaran cukup luas terjadi di wilayah perkebunan sawit di Rohil. Sementara di Rohul, api membakar lahan mineral di daerah marginal, yang menyulitkan pemadaman oleh pasukan darat.
“Di daerah Rohul perlu upaya pencegahan yang masif. Tidak hanya pasukan darat, tapi juga penguatan masyarakat agar peduli terhadap api serta sosialisasi terkait karhutla harus ditingkatkan,” ujar Hanif.
Pemerintah menegaskan akan terus menindak tegas pelaku pembakaran hutan dan mengintensifkan pencegahan di lapangan.(RK1)
Editor: Dana Asmara







