Menu

Mode Gelap
Anambas Masuk Program Reaktivasi Internet BAKTI, 17 Lokasi Strategis Segera Terlayani Prakiraan Cuaca Jumat 23 Januari 2026: Mayoritas Wilayah Kepri Berawan, Sejumlah Titik Berpeluang Hujan Ringan Revitalisasi Pasar dan Tol Laut Jadi Fokus Audiensi Pemkab Anambas dengan Kemendag RI Respons Cepat Polisi Cegah Karhutla Meluas, Kebakaran Semak di Nongsa Berhasil Dikendalikan Dari Malaysia ke Riau, Mahasiswa UKM Merajut Silaturahmi Serumpun di LAMR SF Hariyanto Vs Ida: Jurus Terbuka di Gelanggang Kewenangan

Riau

Lima Warga Luka Bakar, Lima KK Terdampak Ledakan Pipa Gas PT TGI di Inhil

badge-check


					Pipa gas meledak dan menjulangnya api di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Inhil. Perbesar

Pipa gas meledak dan menjulangnya api di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Inhil.

RiauKepri.com,PEKANBARU– Ledakan pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, menyebabkan lima warga mengalami luka bakar dan sedikitnya lima kepala keluarga (KK) terdampak.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil, R Arliansyah, mengatakan data tersebut masih bersifat sementara dan petugas tengah melakukan pendataan lanjutan di lokasi kejadian.

“Data sementara ada lima warga yang mengalami luka bakar dan sekitar lima KK terdampak. Selain itu, tiga rumah warga dan satu kios hangus terbakar,” ujar Arliansyah, Sabtu (3/1/2026).

Rumah dan kios yang terbakar merupakan bangunan semi permanen. Selain permukiman warga, satu unit truk angkutan batu bara yang sedang terparkir di sekitar lokasi juga ikut terbakar.

“Lokasinya dekat jalur masuk perusahaan batu bara. Saat kejadian, ada truk yang parkir dan terdampak kobaran api,” jelasnya.

Arliansyah menyebut, BPBD Inhil akan berkoordinasi dengan manajemen PT TGI terkait langkah penanganan lanjutan, termasuk pertanggungjawaban terhadap aset warga yang terdampak.

“Karena ini aset perusahaan yang meledak dan berdampak ke warga, tentu ada penanggung jawabnya. Nanti akan dibahas terkait kompensasi atau bentuk pertanggungjawaban lainnya,” katanya.

Ledakan pipa gas terjadi pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di Dusun Nibul, Desa Batu Ampar. Kebocoran pipa memicu semburan api setinggi sekitar 15 meter dan menyebabkan kebakaran selama kurang lebih 14 jam. Api baru berhasil dipadamkan pada Sabtu dini hari sekitar pukul 05.00 WIB.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Anom Karibianto, sebelumnya mengatakan, ledakan dipicu kebocoran pipa gas tanam milik PT TGI.

“Pipa gas mengalami kebocoran sehingga menimbulkan ledakan dan kebakaran. Anggota Polsek Kemuning dan Polres Inhil langsung melakukan pengamanan serta mengimbau warga agar tidak mendekati lokasi,” kata Anom.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Jarak pipa gas dengan permukiman warga diperkirakan sekitar 500 meter. (RK1/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SF Hariyanto Vs Ida: Jurus Terbuka di Gelanggang Kewenangan

22 Januari 2026 - 17:31 WIB

Sekolah Rakyat ke-4 Dibangun di Kuansing, Pemprov Riau Perluas Akses Pendidikan Gratis

22 Januari 2026 - 13:43 WIB

Pastikan Hak Pegawai Terpenuhi, Bupati Afni Awasi Pencairan TPP Pasca SOTK Baru

22 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pengamat: Gugatan Rp15 M ke Polisi, Jalan Muflihun Mencari Keadilan dan Kepastian Status Hukum

22 Januari 2026 - 13:00 WIB

Bupati Afni: Progres Jalan Inpres Pinang Sebatang Barat–Muara Kelantan Sudah 15 Persen

21 Januari 2026 - 20:40 WIB

Trending di Pekanbaru