RiauKepri.com, MERANTI — Di tengah keterbatasan anggaran dan tuntutan efisiensi, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat tetap menjadi prioritas utama, salah satunya pada sektor infrastruktur jalan.
Ruas jalan poros Meranti Bunting–Teluk Belitung sepanjang ±12 kilometer di Kecamatan Merbau memiliki peran vital sebagai urat nadi kehidupan masyarakat.
Jalan tersebut menjadi penghubung utama aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan, serta jalur strategis antar kecamatan dan kabupaten.
Kondisi jalan yang belum optimal menimbulkan keresahan masyarakat, terlebih kewenangan pengelolaannya berada di tingkat pemerintah provinsi. Meski demikian, keterbatasan kewenangan dan anggaran tidak dijadikan alasan untuk berdiam diri.
Kepada RiauKepri.com, Selasa (06/01/2026) pagi Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dan inisiatif Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Kecamatan Merbau bersama Camat Merbau yang membangun kolaborasi dengan pihak swasta, PT EMP Imbang Tata Alam (ITA), dalam upaya penanganan jalan tersebut.
Menurut Bupati, sinergi lintas pihak ini mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian bersama dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya terkait akses transportasi yang aman dan layak.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berkomitmen untuk terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, pemerintah desa, dan dunia usaha guna memastikan akses vital masyarakat tetap terjaga, demi keselamatan, kelancaran aktivitas sehari-hari, serta keberlanjutan pembangunan daerah.
Jalan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi penghubung kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat yang harus dijaga dan dirawat secara bersama-sama. (RK12).







