Menu

Mode Gelap
Di Balik Sorotan Dana BOS, SMKN 4 Tanjungpinang Minta Pemberitaan Berimbang Myanmar yang Menjadi Dilema Hadir di Trofeo PWI Riau, BRK Syariah Dorong Kolaborasi Positif Bersama Insan Pers Indra Saputra Maju PD Tidar Kepri, Serangkaian Kegiatan Seminar Dilaksanakan 10-11 Mei 2026 Sempat Vakum Akibat Pandemi, Helat Budaya ‘Sabtu Batam Berpuisi’ Kembali Bergema di Rumahitam Marwah Diri

Riau

“Anak Angkat” Kapolda Riau Dibunuh, Irjen Herry Murka: Usut Tuntas!

badge-check


					Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan. (Foto: ist) Perbesar

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan. (Foto: ist)

RiauKepri.com, PEKANBARU– Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan murka atas kasus pembunuhan seekor gajah sumatera yang ditemukan mati mengenaskan di Kabupaten Pelalawan, Riau. Gajah tersebut selama ini kerap disebut Herry sebagai “anak angkatnya” sejalan dengan komitmen Green Policing yang terus ia gaungkan.

“Saya ini bapak angkatnya gajah,” tegas Irjen Herry Heryawan dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Jumat (6/2/2026).

Kapolda menegaskan, pembunuhan terhadap satwa dilindungi itu merupakan tindakan kejahatan serius dan tidak dapat ditoleransi. Ia berjanji akan mengusut tuntas kasus tersebut hingga pelakunya tertangkap.

“Ini jelas perbuatan disengaja. Ulah orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” kata Herry.

Irjen Herry menjelaskan, saat ini Polda Riau masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku pembunuhan gajah sumatera tersebut. Penyelidikan dilakukan bersama Polisi Kehutanan dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.

“Kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengungkap siapa pelaku yang membunuh gajah ini,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, seekor gajah sumatera jantan ditemukan mati pada Senin (2/2/2026) malam di areal konsesi PT RAPP Distrik Ukui, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Kondisi bangkai gajah tersebut sangat mengenaskan. Bagian kepala terpotong dan kedua gadingnya hilang. Dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan dua potongan logam proyektil peluru, yang mengindikasikan gajah tersebut dibunuh dengan cara ditembak.

Kasus ini menambah daftar panjang kejahatan terhadap satwa dilindungi di Riau dan menjadi ujian serius bagi komitmen penegakan hukum di sektor lingkungan hidup. (RK1/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Marwah Diri

10 Mei 2026 - 08:56 WIB

Hardiknas, Polsek Bina Widya Beri Kado Bibit Pohon dan Perlengkapan Pendidikan ke Mahasiswa

9 Mei 2026 - 16:45 WIB

Setahun Kesepakatan DIR, Perjuangan Riau Istimewa Terus Berlanjut

9 Mei 2026 - 13:16 WIB

Tamu Beradat

9 Mei 2026 - 05:44 WIB

Koperasi Serasi Sepadu Jaya dan PT Priatama Riau Gelar Penanaman Perdana Kebun Plasma KKPA di Rupat

7 Mei 2026 - 16:46 WIB

Trending di Dumai