Menu

Otomatis
Breaking News

Uncategorized

17 Desember Hari Pantun Nasional, Ini Harapan ATL Riau

badge-check

Alang Rizal, Ketua ATL Riau dan MKA LAMR Provinsi Riau Perbesar

Alang Rizal, Ketua ATL Riau dan MKA LAMR Provinsi Riau

RiauKepri.com, PEKANBARU- Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kebudayaan secara resmi menetapkan 17 Desember sebagai Hari Pantun Nasional. Penetapan ini disambut syukur dan antusias oleh pegiat budaya, khususnya di Provinsi Riau yang dikenal sebagai salah satu pusat tradisi pantun di Nusantara.

Ketua Asosiasi Tradisi Lisan (ATL) Riau yang juga Sekretaris Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Provinsi Riau, Alang Rizal, menyebut penetapan ini merupakan tindak lanjut dari pengakuan pantun sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) Dunia oleh UNESCO.

“Kita bersyukur, akhirnya pemerintah menetapkan 17 Desember sebagai Hari Pantun Nasional. Tanggal ini merujuk pada momen deklarasi nasional di Balai Serindit Gubernuran Riau, 17 Desember 2023 lalu,” ujar Alang Rizal, Jumat (11/7/2025).

Deklarasi pada 2023 tersebut merupakan inisiatif bersama dari ATL Riau dan Pusat, Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, serta berbagai pemangku kebudayaan lainnya di Indonesia. Meski proses penetapan nasional sempat memakan waktu cukup lama, Alang mengaku memaklumi karena harus memenuhi syarat administratif, termasuk penyusunan naskah akademik.

Ia juga mengingatkan bahwa UNESCO terus memantau perkembangan penggunaan pantun di negara asalnya. Jika terjadi penurunan signifikan dalam pelestarian dan pemakaian pantun, status pantun sebagai warisan budaya dunia bisa saja dicabut.

“Dengan adanya Hari Pantun Nasional, kita harap muncul kebijakan yang nyata dari pemerintah. Misalnya, setiap 17 Desember, lembaga pemerintah, sekolah, dan institusi lainnya dapat membiasakan komunikasi menggunakan pantun,” jelasnya.

Selain itu, Alang juga mendorong agar institusi kebudayaan dan pendidikan rutin menggelar even-even bertema pantun, guna mendorong penyebaran serta peningkatan kualitas pantun di tengah masyarakat.

“Ini bukan sekadar simbolik. Diharapkan ada dampak nyata dalam membudayakan kembali pantun sebagai bagian dari identitas bangsa,” tutup Alang Rizal. (RK1)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

TIDAR Desak Wali Kota Copot Plt Kasatpol PP: Jangan Tebang Pilih Tegakkan Perda

10 Sep 2026 - 13:42 WIB

TIDAR Desak Wali Kota Copot Plt Kasatpol PP: Jangan Tebang Pilih Tegakkan Perda

PWI Kepri Serahkan Karikatur kepada Kombes Eddwi Kurniyanto di Ujung Masa Tugas

10 Sep 2026 - 12:45 WIB

PWI Kepri Serahkan Karikatur kepada Kombes Eddwi Kurniyanto di Ujung Masa Tugas

Afni Jadi Kepala Daerah Pertama Minta Maaf: Rakyat Siak Jadi Korban Karhutla

7 Sep 2026 - 10:23 WIB

Afni Jadi Kepala Daerah Pertama Minta Maaf: Rakyat Siak Jadi Korban Karhutla

Dibuka Kadispora, Kompol. M. Daud Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketua PBVSI Pekanbaru

31 Agu 2026 - 09:07 WIB

Dibuka Kadispora, Kompol. M. Daud Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketua PBVSI Pekanbaru

Batik Mangrove Berakit Tak Lagi Sekadar Produk Lokal, KUEP Melati Bidik Pasar Digital

30 Agu 2026 - 18:31 WIB

Batik Mangrove Berakit Tak Lagi Sekadar Produk Lokal, KUEP Melati Bidik Pasar Digital
Trending di Uncategorized