RiauKepri.com, ANAMBAS – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kepulauan Anambas menyerahkan bantuan secara simbolis kepada kaum duafa di Kecamatan Jemaja Timur berupa uang tunai dan paket sembako. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Camat Jemaja Timur, Sabtu (28/02/2026).
Pendistribusian ZIS (zakat, infak, dan sedekah) melalui Program Anambas Peduli Tahun 2026 ini diserahkan langsung oleh Ketua Baznas Kabupaten Kepulauan Anambas, Muksin, S.Pd., kepada para penerima manfaat dan disaksikan oleh Camat Jemaja Timur beserta jajaran kasi kecamatan.
Usai penyerahan bantuan, Muksin menjelaskan bahwa di Kecamatan Jemaja Timur terdapat 12 orang fakir yang menerima santunan berupa uang tunai. Bantuan tersebut tersebar di empat desa se-Kecamatan Jemaja Timur.
“Untuk santunan fakir ada 12 orang penerima dari empat desa. Sementara untuk warga miskin, kami menyalurkan 40 paket sembako kepada 40 kepala keluarga,” jelas Muksin.
Ia menambahkan, Baznas Kepulauan Anambas saat ini memiliki lima program unggulan. Salah satunya adalah Program Anambas Makmur yang berfokus pada penguatan ekonomi masyarakat.
“Intinya, kami membantu pelaku usaha kecil dan menengah agar bisa mengembangkan ekonomi kreatifnya. Bantuan diberikan secara berkelanjutan sampai mereka benar-benar mandiri, tentu dengan catatan mereka bersedia dibina. Kalau tidak bisa dibina, sebesar apa pun bantuan yang diberikan tidak akan berdampak maksimal,” ujarnya.
Menurut Muksin, pembinaan yang dilakukan bertujuan mengubah pola pikir dan cara pengelolaan usaha para penerima manfaat, agar usaha yang dijalankan tidak terus-menerus mengalami kerugian atau kebangkrutan.
Selain Program Anambas Makmur, Baznas juga memiliki Program Anambas Sehat berupa bantuan transportasi bagi masyarakat kurang mampu yang dirujuk berobat ke luar daerah, baik untuk rawat inap maupun rawat jalan.
Untuk mendapatkan bantuan kesehatan, masyarakat hanya perlu melampirkan surat rujukan, fotokopi KTP, serta surat keterangan tidak mampu dari pihak desa.
“Tidak ada syarat khusus. Asalkan ada surat rujukan, KTP, dan surat keterangan tidak mampu dari desa, insyaallah akan kami bantu. Besar kecilnya bantuan tentu disesuaikan dengan kondisi keuangan Baznas,” terangnya.
Baznas Anambas juga memiliki Program Anambas Taqwa yang mendukung kegiatan dakwah, seperti bantuan bagi dai, TPQ, insentif imam, serta bantuan rehabilitasi masjid.
Di bidang pendidikan, Baznas menyediakan program beasiswa, baik yang bersifat rutin maupun insidental.
“Ada bantuan spontan, misalnya anak yang hendak masuk sekolah tetapi orang tuanya tidak mampu membeli seragam. Itu bisa diajukan. Ada juga bantuan rutin setiap bulan. Pengajuan bisa dilakukan secara mandiri atau melalui pihak desa,” jelasnya.
Meski kondisi keuangan Baznas belum sepenuhnya ideal, Muksin menegaskan pihaknya tetap berkomitmen membantu masyarakat yang membutuhkan.
Ia berharap, di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, seluruh bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penerima manfaat.
“Semoga bantuan ini membawa keberkahan dan benar-benar meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tutupnya. (RK 15)







