Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Minda

Tun Mahathir Mohamad : Through the Winds of 101 years

badge-check

Tun Mahathir Mohamad :  Through the Winds of 101 years Perbesar

Hasrul Sani Siregar, MA
Alumni Hubungan Antarabangsa, IKMAS, UKM, Bangi Selangor Malaysia/
Widyaiswara di BPSDM Provinsi Riau

 

Tun Mahathir Mohamad dikenal sebagai pemimpin yang tangguh, yang mana Malaysia dikenal sebagai negara yang masyarakatnya multi-kultural, multi-ras, multi-agama, dan multi-bahasa. Dalam bukunya yang fenomenal yaitu  A Doctor in the House: The Memoirs of Tun Dr. Mahathir Mohamad  bercerita tentang kepemimpinan dan kehidupan beliau sebagai seorang dokter. Seorang pemimpin harus bertanggung jawab terhadap kepemimpinannya. Seorang pemimpin harus memperhatikan rakyatnya. Pemimpin itu harus berkemampuan untuk merasakan denyut jantung dan nadi bagi rakyatnya.

Memahami keresahan dan impian rakyat merupakan cara berpikir pemimpin untuk meraih kesejahteraan rakyatnya. Yang penting adalah apa yang harus dilakukan pemimpin terpilih untuk melaksanakan tanggung jawabnya terhadap rakyatnya, supaya mencapai kedudukan sebagai pemimpin nasional. Kepemimpinan nasional dapat terwujud ketika seorang pemimpin mampu merasakan apa yang dialami masyarakatnya. Memahami keresahan, impian, serta harapan rakyatnya yang akan membuat seseorang pemimpin tersebut bisa mencapai kepemimpinan nasional.

Terdapat beberapa hal yang menarik yang disampaikan oleh Tun Mahathir Mohamad yang membagi pengalamannya ketika menjadi Perdana Menteri Malaysia yaitu metode yang dilakukan beliau dengan menemukan titik permasalahan di pemerintahannya. Tun Mahathir Mohamad yang sebagai dokter, melihat dan mengamati suatu isu maupun masalah dari sudut pandang pengobatan. Beliau mengawali dengan penyelesaian masalah dengan cara mendiagnosa permasalahan yang diibaratkan sebagai penyakit yang menjangkit suatu negara beserta rakyatnya. Apa masalahnya dan bagaimana menangani permasalahan yang muncul tersebut. Setelah mengetahui masalah yang muncul, maka dicari solusi terhadap permasalahan yang ada tersebut.

Sebagai mana diketahui, Tun Mahathir Mohamad merupakan tokoh Malaysia yang beberapa kali melontarkan pernyataan yang cukup keras seperti pernyataannya yang menyebut Singapura pernah dimiliki oleh Johor dan negara bagian Johor harus menuntut agar Singapura dikembalikan ke Malaysia. Seharusnya Malaysia menuntut agar Pedra Branca atau Pulau Batu Puteh dikembalikan kepada Malaysia. Lahir pada 10 Juli 2025, Tun Mahathir Mohamad telah berusia 101 tahun lebih, namun di usia tersebut Tun Mahathir Mohamad masih sehat. Tun Mahathir Mohamad memerintah Malaysia sebagai Perdana Menteri dua kali, pertama dari tahun 1981 hingga tahun 2003 selama lebih kurang 22 tahun dan kedua pada tahun 2018 hingga tahun 2020.

Beberapa trobosan yang dia lakukan dalam pembangunan di Malaysia telah menampakkan hasilnya. Nama Tun Mahathir Mohamad sememangnya diantara tokoh Malaysia yang paling banyak meninggalkan jejak dalam sejarah Negara Malaysia. Sebagai Perdana Menteri Malaysia, beberapa perubahan khususnya di sektor perindustrian, pembangunan infrastruktur dan transformasi dan perkembangan teknologi informasi yang dapat dirasakan oleh Malaysia hari ini. Beberapa yang telah dilakukan oleh Tun Mahathir Mohamad yaitu seperti pembangunan mobil nasional yang dikenal dengan proyek Proton Malaysia yang diprakarsai oleh Tun Mahathir Mohamad pada tahun 1979 dan secara resmi berdiri pada 7 Mei 1983 sebagai perusahaan mobil nasional Malaysia, kemudian pembangunan pusat ibu kota Negara di Putrajaya, Menara Berkembar Petronas, Lapangan terbang antarabangsa (KLIA) dan beberapa proyek pembangunan yang dilakukan sepenjang pemerintahan Perdana Menteri Tun Mahathir Mohamad.

Slogan yang selalu diucapkan oleh Tun Mahathir Mohamad untuk menyemangati rakyatnya yaitu yang dikenak “Malaysia Boleh”. Semangat tersebut membawa pesan keyakinan bahwa rakyat Malaysia mampu berdiri sama tinggi dan mencapai kejayaan di tingkat dunia. Tun Mahathir Mohamad menjekaskan arti “Malaysia Boleh” adalah sebagai upaya memperkuat keyakinan terhadap kemampuan rakyat Malaysia dalam menghadapi perubahan global. Dan juga trobosan yang dilakukan oleh Tun Mahathir Mohamad yang dikenal dengan “Wawasan 2020”. “Wawasan 2020” merupakan gagasan yang diperkenalkan pada tahun 1991 dengan tujuan menjadikan Malaysia sebuah negara maju menjelang tahun 2020. “Wawasan 2020” menjadikan Malaysia sebagai negara maju dengan ekonomi yang mensejahterakan rakyatnya. Tun Mahathir Mohamad diantara tokoh yang memberi kesan yang sangat besar terhadap perjalanan Malaysia hingga kini.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Negeri Paket

3 Okt 2026 - 09:29 WIB

Negeri Paket

Semangat Hang Tuah dalam Diri Penulis Bengkalis:

27 Sep 2026 - 16:00 WIB

Semangat Hang Tuah dalam Diri Penulis Bengkalis:

Lima Rupiah

27 Sep 2026 - 07:28 WIB

Lima Rupiah

Adat Kaca

26 Sep 2026 - 05:54 WIB

Adat Kaca

Gemuruh Tinta di Selat Malaka: Merawat Warisan Kata dan Kebangkitan Literasi Negeri Junjungan

20 Sep 2026 - 06:31 WIB

Gemuruh Tinta di Selat Malaka: Merawat Warisan Kata dan Kebangkitan Literasi Negeri Junjungan
Trending di Bengkalis