RiauKepri.com, ANAMBAS – Memasuki malam ke-29 Ramadan 1447 Hijriah, Masjid Baiturrahim Desa Kiabu, Kecamatan Siantan Selatan, masih dipadati jemaah yang melaksanakan ibadah salat Tarawih dan Witir secara berjamaah, Rabu (18/03/2026).
Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya jemaah yang hadir, baik laki-laki maupun perempuan, untuk menghidupkan malam-malam terakhir Ramadan yang penuh keberkahan.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Ilham menyampaikan pesan Nabi Muhammad SAW melalui hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim. Ia mengingatkan pentingnya meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT, terutama di penghujung bulan suci Ramadan.
“Allah tidak membutuhkan kita, tetapi kitalah yang sangat membutuhkan pertolongan Allah SWT,” ujar Ustadz Ilham di hadapan jemaah.
Ia juga mengajak umat Islam untuk bersyukur atas nikmat keimanan. Menurutnya, dengan keikhlasan dalam beramal dan mengharap ridha Allah SWT, sekecil apa pun kebaikan yang dilakukan dapat menjadi jalan menuju surga.
“Sebagai seorang muslim, kita patut bangga. Dengan amal yang ikhlas, meski kecil, jika Allah ridha, maka surga menjadi balasannya,” tambahnya.
Di akhir tausiyah, Ustadz Ilham juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jemaah dan masyarakat Desa Kiabu. Selama kurang lebih satu bulan berbaur bersama warga dalam kegiatan Ramadan, ia menyadari mungkin terdapat kekhilafan.
“Selama saya berada di masjid ini dan menyampaikan kultum, jika ada tutur kata yang kurang berkenan, saya mohon dimaafkan. Semoga Allah mempertemukan kita kembali di surga-Nya kelak, ” ucapnya.
Dalam pelaksanaan salat Tarawih dan Witir tersebut, Ahmad Zaini bertindak sebagai imam, Mulyadi sebagai bilal, dan Ustadz Ilham sebagai penceramah.
Usai salat Tarawih dan Witir, suasana masjid semakin khusyuk saat jemaah bersama-sama melaksanakan khataman Al-Qur’an yang dipimpin oleh Bapak Lukman selaku Imam Masjid Baiturrahim Desa Kiabu. (RK 15)












