RiauKepri.com, PEKANBARU– Suasana haru dan penuh doa menyelimuti pelepasan 12 Calon Jamaah Haji (CJH) karyawan PT Bumi Siak Pusako (BSP) yang digelar di Ruang Rapat Besar Lantai 6 Gedung Surya Dumai, Jalan Sudirman, Jumat (10/4/2026).
Para karyawan yang sehari-hari bekerja di lingkungan perusahaan itu kini bersiap menunaikan rukun Islam kelima ke Tanah Suci pada musim haji 2026. Sebagian dari mereka bahkan berangkat bersama pasangan, menambah suasana kebersamaan dalam momen sakral tersebut.
Pelepasan dilakukan oleh Corporate Secretary BSP, Ardian Ardi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur sekaligus harapan agar para jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.
“Kami berharap Bapak dan Ibu dapat fokus beribadah di Tanah Suci. Mohon doakan PT BSP agar terus diberikan keberkahan dan kemajuan,” ujar Ardian.
Kegiatan diawali dengan tausiah yang disampaikan Devi Aprianto. Ia mengingatkan pentingnya membersihkan diri, baik lahir maupun batin, sebelum berangkat. “Tanah haram adalah tempat yang suci. Sebelum berangkat, hendaknya kita saling memaafkan agar ibadah lebih khusyuk,” pesan Ardian.
Momen pelepasan ini tak hanya menjadi seremoni formal, tetapi juga ajang perpisahan penuh makna antara rekan kerja. Canda yang biasa mengisi hari kerja berubah menjadi pelukan hangat dan doa tulus, mengiringi langkah para jamaah menuju perjalanan spiritual yang telah lama dinantikan.
Sebanyak 12 CJH yang dilepas terdiri dari Airlangga Pratama Akbar; Devi Oktafianti beserta suami; Zahratu Aini Syahwir beserta suami; Wiwik Kadriati; Zulfahmi beserta istri; Fahraini beserta istri; Afrizal beserta istri; Akmal Saputra beserta istri; Zulfatri beserta istri; Rama Pranalaya Tambunan beserta istri; Faizal Zaid beserta istri; serta Roza’i beserta istri. Selain pelepasan, kegiatan juga dirangkai dengan silaturahmi dan halalbihalal dalam suasana pasca-Idulfitri.
Manajemen perusahaan turut menyerahkan bingkisan perlengkapan ibadah sebagai bentuk dukungan. Bagi para karyawan tersebut, perjalanan ini bukan sekadar ibadah, tetapi juga buah dari penantian panjang, sebuah momen yang mengubah rutinitas kerja menjadi perjalanan menuju panggilan suci. (RK1)









